Okey, gw nggak tahu apa ini karena hecticnya kerjaan atau emang lagi masanya otak gw hibernate… Seharian ini sumpah ga bisa diajak mikir.. Galau? Kaga.. Everything is totally fine.. Then why? Only heaven knows. Ke-error-an otak gw dimulai td pagi waktu mw berangkat. Pas dandan, gw sukses bebedakan sampe 2x. Then, sampe di sekolah, mw ngajar… Habis absen, nanya lah gw sama anak2, lho kalian lum doa? Dan mereka blg.. Bu, barusan kita dah dsiapin+doa.. Dan gw cm bs bengong. Proyektor ga keliatan lah, padahal nongkrong gt d atas meja.. Diajak rapat ma wakasek nggak nyambung.. Dan, stengah mati nyariin staf tu kemana2 pdahal dy gw lewatin d meja resepsionis… Ya اللّه … Ane kaga tau nih kenape.. Kalo ada kepingan otak yang agak koplak, tolong baim ya اللّه, balikin ke tempatnye… Ane berasa bego hari ini.. Entah kenapa…
Disconnected…
Hari ini, 3 tahun 3 bulan yang lalu…
Hari ini, 3 tahun dan tepat 3 bulan yang lalu…
Dia duduk di sampingku… ragu memegang tanganku..
dan menyatakan kalimat yang ah, terbayang pun tak pernah…
Hari ini, malam ini.. he’s with me…
Kalo inget perjalanan gue sama dia, kayaknya nggak mungkin banget hari ini gue bisa ada di pelukannya…
Semua terasa impossible. Pernah putus? jangan tanya… itu kata dah gue hapal mati..tapi ya.. that’s jodoh..
Lo gak akan pernah tahu apa yang akan terjadi nanti.
No target, no burden, just through it… *khusus soal cinta ya, soal kerjaan, lain lah.. hahaha…
Perjuangan? yeup.. banget…
Kalo nyokap bilang “ngupas bawang”.. saling melepaskan ego demi satu kata: kedamaian.
Bukan cinta yang kami punya, tapi kepercayaan
Bukan juga cinta yang buat kami bertahan, tapi saling pengertian.
Semoga akan ada hari, bulan, dan tahun berikutnya… amin… I will always love U…
A whole new world
This is not a title of a song.
This is about my life.
I promised one of my friend to write every single thing happened in my marriage life. And here it is.
A whole new world.
To be frankly, I am a lazy girl, indeed. Started from December 10th, 2011. I changed. Not under pressure, nor anything. But, pushed by a tender.. love.. I woke up earlier than usually, about 4.30… made a cup of tea for my boyfriend husband… yeah, husband… a man whom I put my life and everything on him.
Prepare him some breakfast. Clean the house with him. Tidying up after the yesterday party… all the messy things…
The next day, we moved to the rented house.. And this is where the story goes…
All the beautiful things started to happen.
All the “first things” took place.
Obviously unbelievable.. someone whom I dated for the latest 3 years…
Woke up beside me. Cuddling with him is the best thing ever happened. Cooking him breakfast early in the morning and prepare his lunch in the office.
Clean the house and tidying up while waiting him coming home from work. There’s no chance to feel tired. Because he help me so much. Thankfully, he is really helpful. He made me a glass of milk while I was preparing his clothes…. *so cute, isn’t he?*
All of the ‘halal’ hugs and kisses… made me always whispering “come home soon, babe” every time I walk him to the door every morning at 05.30…
Every single thing… is beautiful… ^_^
I know.. this is just the start.. I wrote only the beautiful things.. This is also as a note for me when someday some wave hit our sailing ship… I hope I still have this huge love as it will be… amien. I hope, that he will be always with me.. ^_^
My Simple Life
My life is simple
I started to work at the age of 8
I started my college life at the age of 22
I graduated from my Diploma at the age of 25
I graduated from my Bachelor degree at the age of 27
I got married at the age of 27, too.
In the same year, 2011, two most important events happened in my life: Graduation day and Wedding day.
And all I can say is. My life is simple. ^_^
Curse
I hope I was cursed..
So I won’t have to think the reason why should I feel like this?
I hope I was cursed
So at least I will let people know and release me from blame
I hope I was cursed
So I could say yes without any guilt
I hope I was cursed
So I will make everyone’s happy
I hope I was cursed.
But, I think I am cursed
To be so much not ready for all these things…
I am cursed, indeed… T_T’
Huge Temptation
The biggest temptation ever… No no no no…
AAAAAAAAAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrgggggggggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhh
Thanks God
Thanking God is the easiest thing to say and the hardest part to do.
Y? Because you’ll never say you have something until you lost it.
No offence, I can say that I’m not thanking God right now.. I keep complaining of the bad things happened in my life. Instead, they made me even stronger than before.
Okay, what do you expect from a teacher’s daughter? Have nothing.
I was nothing.
About 5 years ago I was nothing until now.. I’m a thing… sesuatu lah…
5 tahun lalu, siapa yang menyangka tukang bersih-bersih lab bisa mengenyam pendidikan di universitas paling bergengsi di negeri ini?
5 tahun lalu, siapa yang mengira ia pun dianugerahi berkah untuk merasakan hebatnya pendidikan di institut tertua di negeri ini?
ndak ada.
Siapa pun tak akan pernah mengira.
Maka patutlah diriku bersyukur.. atas semua hal yang terjadi
Semua berkah.. teman-teman yang luar biasa… both of my poor and rich dads.. you guys have thought me more than how to dig a diamond…
And my super mom… she is the real hero ever…
Without her.. I’m nothing…
Thank You Allah.. thanks for everything… ^_^
Wisuda.
Wisuda (Titik)
Ndak ada tambahan apa apa.
Semua berakhir di titik ini. W I S U D A.
Entah betapa saktinya kata ini sehingga dinanti oleh hampir semua manusia yang mengecap bangku perkuliahan
Dan saya. kemarin. 22.11.11. untuk kedua kalinya… dianugerahi Tuhan untuk mengalaminya (lagi)
Kali ini di Institut paling bergengsi seantero Indonesia….
I T B
Haru.
Bahagia.
Sedih.
Semua rasa bercampur menjadi satu.
Bagaimana tidak? Untuk mengecap pendidikan di kampus bergengsi ini, bermimpi pun tidak.
Kemarin, 22.11.11. Bergaunglah di seantero Aula Barat ITB, nama itu… my name. and my mother’s name.
Proud. Because of her, I was there… melangkah mantap dan menjabat tangan sang rektor, dekan, direktur SEAMEO SEAMOLEC dan pejabat dari BPKLN yang pernah memberikan saya kesempatan untuk melanglang buana di tanah orang, Filipina.
Because of my father, too.. I was there…
Because of my boyfriend too, I was there…
Because of all my folks and foes…. dan karena saya miskin, saya disana…
Karena saya setengah yatim, saya disana…
dan karena saya yakin… saya disana…
Masih merinding rasanya mengingat detik2 perjuangan di kampus ganesha itu berakhir… merinding karena takjub akan kuasa Tuhan.
Subhanallah…. Alhamdulillah, saya si skolioser ini… masih mempunyai kesempatan seindah itu
Thank you Allah, thank you everybody, thank you…. ^_^
Pasang antenna Omni + TL MR3420
Alhamdulillah, dari eksperimen dan googling sana sini… berhasil juga pasang antenna omni ini di sekolah..
Sebelumnya nggak punya ide untuk pasang tapi karena penasaran, ya dicoba aja deh..
bismillah aja.. ilmu ngambrak di internet, jadi ya ta’ berani beraniin mengajukan ke bidang sarpras untuk pasang yang beginian..
Maksudnya sih biar irit biaya dan waktu konfigurasi… satu WRT untuk broadcast ke semua area di bawahnya..
So, disini gue cuma mau share aja… dan pengingat buat diri sendiri..
Peralatan yang dibutuhkan adalah:
1. Antenna Omni (bisa beli, bisa bikin)
2. Pigtail (Konektor SMA to n-male)
3. Radio AP (Wireless Router), kalo saat ini gue pake TP-Link TL MR3420 yang punya antenna omni bawaan 2 biji
3. Outdoor box (buat naro WRT-nya di samping Omni)
4. PoE. Nah, kalo untuk PoE ini bebas… bisa yang biasa atau yang bagus punya… tergantung budget aja..
5. Pipa/kayu buat pegangan antena omni-nya…
6. Last but not least…Akses internet (kabel)
Pemasangannya:
1. Buat penyangga yang kokoh dan stabil untuk “memegang” antenna omni.. yang perlu diperhatikan,.. kalo omninya ditempel ke tembok, usahakan ada jarak.. supaya broadcastnya bisa lebih maksimal.

omni yang terpasang
2. Masukkan WRT dan PoE ke dalam outdoor box

isi outdoor box
3. Pasang outdoor box tepat di bawah/ samping antena omni

4. Pastikan outdoor box tertutup rapat dan waterproof. Setelah itu, pastikan pigtail terpasang dengan baik di “buntut” antenna omni. Pas tadi gue masang, itu kabel ternyata copot dari omninya, alhasil… sinyal cuma dapet 1 bar.. (ya iyyalah….):P alhasil gue cek lagi dan pastikan pemasangan kabel antena yang satu dan yang lain terpasang sempurna kayak gini…

antena omni kecil, digantikan dengan pigtail ke omni TP-Link
5. kalo dah selesai pengecekan semuanya.. maka bertenggerlah omni dengan gagahnya.. *lebay*

ready
Inti dari antena ini cuma memperbesar kuat sinyal yang dipancarkan sama wireless router… O ya, saran lagi nih.. kalo bisa, suplai koneksi internetnya pake satu kabel dari switch utama di jaringan lo.. jangan pernah ada bridge atau repeater lain.. supaya lebih mantap…
Hm… kayaknya ini aja dulu.. nanti kalo ada tambahan, gue update deh… selamat mencoba! ^_^
H-28
So far… gak jauh beda dengan kemarin… Hari ini gue berharap ada laporan progress administrasi dari c mas…
Sebenernya gue kasian sama dia… secara dia ngurus sendiri semuanya… beda sama gue… nyokap gue emang luar biasa… progress 2 hari bagaikan hasil kerja seminggu. Hihiih…
Tenda? deal.
Menu? deal.
Lucunya, setiap hari nyokap “melaporkan” hasil kerja beliau tentang progress hasil kerjanya…. *jadi enak*
Hm, apa lagi ya?
What’s missing? Semoga gak ada yang terlupa sih ya..
Undangan? Hm, penting nih.. kemaren gue dah calling vendor langganan *ceilee*, tawar menawar harga pas tancap gas… just I’ve expected!
Untung aja desain dibuat seminimalis dan se-praktis mungkin supaya bisa meringankan harga per itemnya… hihihi.. jadinya ya sesuai perkiraan dan persediaan gue sama c mas deh.. alhamdulillah
Cuma sayangnya belum bisa naik cetak karena lum ada kepastian dari KUA bisa akad nikahnya jam berapa..
Fufufu… rempong, cong…
Jadilah gue ribet mengingatkan c mas untuk buru2 selesaikan urusan administrasi supaya bisa cepet daftar dan dapat kepastian jam! Huft.
Lumayan stressful…
Secara kalo lagi kondisi gini yang ada esmosi… bersitegang melulu… L
Tapi ya kudu pake ilmu kudu.. kudu sabar…hihihi..
Untungnya ada babe yang selalu bisa punya solusi atas permasalahan yang gue hadapi.. dan beliau bisa menenangkan gue…
Yang tadinya gue dah kayak gunung berapi yang siap meledak, kalo dah ketemu beliau… adem.. kayak kayu bakar disiram aer… cesss…
Gak usah ketemu, via telpon aja gue dah melunak kayak bubur sum sum..
Emang Allah Maha Adil ya… gue dapet subtitusi ayah yang luar biasa… hihi..malah lebih dari yang gue harapkan….
Makasih ya beh..
Maaf ya ne tuh masih aja bandel dan tambeng.. walaupun itu semua demi kebaikan ne, tetep aja ne nggak ngerti.. hihi
Ngupas bawang melulu…



