Hari gini masih di warnet….

January 27, 2007 at 3:55 pm | In 1 | Leave a Comment

Fhiuh….
masih di warnet nih
Tadi rame-rame sama anak2 ngerjain tugas n online……
rame, banget!
gak kebayang kalo ngerjain sendiri tanpa mereka..
satu yang pasti, Bete!
Aip dan keajaibannya,
Dikong yang dah cukup stress dengan ujiannya,
Chy yang masih tetep asik dan stylish,
Lel n Yu yang adem ayem tenang abis,
Nov yang konsen dengan blognya,
n………………
the magical couple among us.
malem mingguan di warnet! A, hampura nya…
Yang lucu, tadi pas nganter cewex2, kita sempet terpisah di jalan…
maklum, nggak pernah touring, baru 2 motor dah putus mlulu..hehhe
Ojek Bogor nyasar di depok… :P ~
pulang nganterin.. alone n mojok lagi di warnet…
Gosh, I wish I culd’ve such this thing in my crib…aminnn!
doain ya bow!!

tugas arsitektur komputer……..

January 27, 2007 at 3:00 pm | In 1 | Leave a Comment

The differences between Neumann’s and Harvard’s architecture are:

Von Neumann architecture

From Wikipedia, the free encyclopedia

Jump to: navigation, search

Design of the Von Neumann machine


Design of the Von Neumann machine

The von Neumann architecture is a computer design model that uses a single storage structure to hold both instructions and data. The term describes such a computer, which implements a Universal Turing machine, and the common “referential model” of specifying sequential architectures, in contrast with parallel architectures.

The separation of storage from the processing unit is implicit in the von Neumann architecture. The term “stored-program computer” is generally used to mean a computer of this design.

Harvard architecture

is a computer architecture with physically separate storage and signal pathways for instructions and data. The term originated from the Harvard Mark I relay-based computer, which stored instructions on punched tape (24 bits wide) and data in electro-mechanical counters (23 digits wide). These early machines had limited data storage, entirely contained within the data processing unit, and provided no access to the instruction storage as data, making loading and modifying programs an entirely offline process.

sampe jam berapa yah?

January 26, 2007 at 3:18 pm | In 1 | Leave a Comment

guys, kita mo disini sampe jam berapa?
hungry neh……
asik juga sih bareng-bareng sama anak2
senasib, sarua, sependeritaan…….
nasib……
heheh
tapi tetap caio! semangat!!!

di ujung penantian………..

January 26, 2007 at 2:30 pm | In 1 | Leave a Comment

Malam ini,
jam stengah 10,
dengan mata 5 watt,
we, sebagian kecil anak kelas 1D, D3TKJ
masih ada di ICT……….
the quetion is, ngapain???
nungguin akses ujian CCNA dibuka…….
dengan penuh optimis abis, ke ICT berharap kelasnya dah dibuka
dan ternyata sodara2……… belom!
until this minute, we r still waiting………
di ujung penantian
smk22…….
hiks…….

lelaki gombal

January 25, 2007 at 3:13 pm | In 1 | Leave a Comment

Cowok: “Mbak, bapaknya ahli perbintangan ya??”
Cewek: “Ah.. tidak, memang kenapa??”
Cowok: “Saya lihat bintang dimata mbak…”

Cowok: “Maaf mba, jangan terlalu lama duduk dikursi itu, pindah di deket saya saja”
Cewek: “Loh?? kenapa??”
Cowok: “Takut dikerubung semut.. soalnya mba manis..”

Cowok: “Mbak punya obeng nggak?”
Cewek: “Hah? Gak Punya tuh.”
Cowok: “Tapi kalo nomor telepon punya,kan?”

Cowo: “Sayang, kamu itu seperti sendok…”
Cewe: “Kenapa?”
Cowo: “Karena kamu ngaduk-ngaduk perasaan aku…”

ISTI member

January 25, 2007 at 3:12 pm | In 1 | Leave a Comment

“Edi, kasih gua minuman yang paling keras!,” teriak Eko di sebuah bar. “Gua barusan berantem lagi sama bini gua,” ungkap Eko mengawali cerita.

“Terus, kali ini gimana akhir ceritanya?,” tanya Edi si bartender setengah nggak berselera mendengarkan cerita Eko. “Seusai berantem, bini gua mendatangi gua dan berlutut sambil memeluk sapu…,” kata Eko sambil nenggak minuman.

“Waahhh… tumben-tumbenan kejadiannya kayak gini. Biasanya kau selalu menjadi sasaran bogem istrimu. Terus dia bilang apa?,” tanya Edi penasaran, mengingat Eko adalah tipe suami takut istri.

“Dia memaki-maki gua dan menyuruh gua keluar dari kolong tempat tidur,” jawab Eko dengan cueknya.

TANPA MERTUA

January 25, 2007 at 3:10 pm | In 1 | Leave a Comment

Saat sedang berada di warung kopi Mpok Mina, Ucup dan Bang Juri berbicang-bincang soal rumah tangga masing-masing. Ucup yang selalu dibuat menderita ketika orang tua Parti datang ke Kota mengadu pada Bang Juri yang tahu sendiri juga bernasib sama, selalu dibuat menderita oleh Mak.

“Cup, Aku rasa Nabi Adam memang laki-laki paling berbahagia di dunia ini,” ungkap Bang Juri.

“Kok gitu Bang,” tanya ucup balik bertanya.

“Ya…iya Cup….Dia tidak punya mertua”

AYAH YANG ANEH………

January 25, 2007 at 3:03 pm | In 1 | Leave a Comment

Suatu malam Nia terbangun dan melihat suaminya sedang berdiri di sisi boks bayi mereka. Nia belum pernah melihat ekspresi wajah suaminya seperti itu sebelumnya. Kadang-kadang tersenyum sambil menggelengkan-gelengkan kepala, tampak kagum…, lalu seperti terharu, terus menarik nafas panjang dan seterusnya.

Diam-diam air mata menetes di kedua mata Nia. Ia tak menyangka suaminya akan mengagumi bayi mereka seperti itu. Nia menghampiri suaminya, memeluknya dan setengah memancing bertanya, “Mas, apa sih yang Mas pikirkan?”

“Ini…, aku benar-benar nggak habis pikir, boks begini ini aja kok harganya sampai tiga juta.”

Nia: “%^@*$%^$%!!

AFTER MERRIED..

January 25, 2007 at 3:02 pm | In 1 | Leave a Comment

Sebelum Bobo:
6 minggu: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.
6 bulan: tolong matiin lampunya, silau nih.
6 tahun : Kesana-an doong… kamu tidur dempet2an kayak mikrolet gini sih?!

Pakai Toilet:
6 minggu: ngga apa-apa, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq.
6 bulan: masih lama ngga nih?
6 tahun: brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau tapa di gunung kawi sono!

Ngajarin Nyetir:
6 minggu: hati-hati say, injek kopling dulu baru masukin perseneling ya
6 bulan: pelan-pelan dong lepas koplingnya.
6 tahun: pantesan sering ke bengkel, masukin persenelingnya aja kayak gini!

Balesin SMS:
6 minggu: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya
6 bulan: mct bgt di jln nih
6 tahun: ok.

Dating process:
6 minggu: I love U, I love U, I love U.
6 bulan: Of course I love U.
6 tahun : Ya iyalah!! kalau aku tidak cinta kamu, ngapain nikah sama kamu??

Back from Work:
6 minggu: Honey, aku pulang…
6 bulan : I’m BACK!!
6 tahun: Si mbok masak apa hari ini??

Hadiah (ulang tahun):
6 minggu : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli
6 bulan : Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah
6 tahun : Nih duitnya, loe beli sendiri deh yang loe mau

Telepon:
6 minggu: Baby, ada yang pengen bicara ama kamu di telpon
6 bulan : Eh…ini buat kamu nih…
6 tahun : WOOIII TELPON BUNYI TUUUHHH….ANGKAT DUOOONG!!!

Masakan:
6 minggu: Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt…!!!
6 bulan: Kita makan apa malam ini??
6 tahun: HAH? MAKANAN INI LAGI?

Memaafkan:
6 minggu: Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya
6 bulan: Hati-hati! Nanti jatuh tuh.
6 tahun: KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN

Baju baru:
6 minggu: Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu
6 bulan: Lho, kamu beli baju baru lagi?
6 tahun: BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??

Rencana liburan:
6 minggu: Gimana kalau kita jalan-jalan ke Amerika atau ke tempat yg kamu mau honey?
6 bulan: Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat…
6 tahun: JALAN-JALAN? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA!

TV:
6 minggu: Baby, apa yg pengen kita tonton malam ini ?
6 bulan : Sebentar ya, filmnya bagus banget nih.
6 tahun: JANGAN DIGANTI-GANTI DONG CHANNELNYA AH! GAK BISA LIAT ORANG SENENG DIKIT APA ?!

Murid Kurang Ajyar!

January 25, 2007 at 2:59 pm | In 1 | Leave a Comment

Suatu hari sebuah kelas Sekolah Dasar berfoto bersama. Setelah foto itu dicetak, Bu Guru membujuk anak-anak untuk membeli, tiap orang satu foto. Ia pun berkata kepada murid-muridnya, “Kalian seharusnya membeli foto ini, mumpung semua teman kalian di sini lengkap terkumpul. Foto ini akan memberikan kenangan yang manis. Suatu hari nanti ketika kalian sudah besar-besar dan melihat foto ini, saya yakin kalian pasti akan senang.”

Tak seorang pun berkata-kata, lalu Bu Guru melanjutkan, “Coba bayangkan, nanti kalian akan melihat foto ini dan berkata, “Oh ini si Tina, sekarang jadi dokter. Ini Totok, sekarang jadi pejabat, ini Tari yang sekarang jadi artis, ini…”

Seorang murid lelaki di belakang menyela, “Yang ini Bu Guru, sekarang sudah meninggal.”

Next Page »

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.