Dear skoli…

Dear skoli…

Entah gimana ceritanya, skoli-keajaiban yang gue miliki di tulang belakang ini… mulai eksis lagi…

entah apakah ini sisa-sisa perjuangan dari selatan Filipina dan Sulawesi… entah…

selama ini gue selalu menganaktirikan si skoli…

secara, gue tahu setiap tindakan yang ditujukan untuk treatment skoli akan memakan biaya yang nggak sedikit.

Dulu, tahun 2001…. perkenalan pertama sama skoli sekaligus pengangkatan bendera putih atas vonis operasi.

sekarang… 2010.. 9 tahun dari perkenalan itu… skoli kembali menyatakan diri bahwa ia masih hidup… di dalam badan gue…

tadinya.. gue pikir gue cuma kecapekan… tapi semakin banyak istirahat, malah badan semakin kaku, tapi cuma sebelah kanan… dari leher, bahu, lengan, tangan… dan yang paling nyiksa… kalo udara dingin… setiap tarikan napas adalah siksaan.. menusuk dada dari bagian depan tembus ke belakang…

sekarang… gue nggak tahu harus gimana… dah seminggu ga masuk magang… dan gue nggak kasih kabar kesana juga… bingung…. mau bilang apa?.. kalo bilang sakit.. skoliosis ndak nampak… ndak bilang sakit.. ya berasa sakit (dalam arti sebenarnya)…

Dear skoli… maaf ya kalo selama ini gue nggak peduli sama lo… bukan karena gue nggak cinta.. tapi treatment lo mahal, bo…

5 thoughts on “Dear skoli…

  1. tetap semangat yh…
    aku juga sama seorang skolioser, tapi entahlah smpai saat ini aku belum ada biaya bhkn untk rontgen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s