Mencintai atau dicintai?

Mencintai atau dicintai?

Perjalanan dan pengalaman hidup membawa gue pada sebuah pertanyaan: Mana yang lebih baik,  Mencintai atau dicintai?

Berkaca pada pengalaman orang tua, gue berharap bahwa gue akan menjadi orang yang dicintai, supaya gue nggak ditinggal gitu aja sama pasangan gue kelak (amit-amit!) Tapi setelah gue mengalami sendiri, dicintai tanpa kita mencintai orang tersebut, rasanya juga nggak enak.

Dan kalo kita hanya mencintai, tanpa dicintai, rasanya ini dunia dah kayak neraka.. yang ada panas hati terus kalo ngeliat doi jalan sama pasangannya atau sekedar hang out sama cewek lain.

Ya, gak ada yang sempurna di dunia ini. Gue cuma berharap suatu saat nanti,akan ada masa dimana gue dan pasangan gue bisa saling mencintai, gak cuma sebelah sebelah.. amin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s