Berpindah ke lain hati

Berpindah ke lain hati

Setelah kebersamaan selama 4 bulan, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk pindah ke lain hati dokter.

Dokter kandungan alias obgyn ini kami pilih berdasarkan saran dari kakak ipar dan gugling sana sini. Masih di RS yang sama, RS Aulia Jagakarsa. Kalau RS kami masih memilih yang ini karena berdasarkan pengalaman kakak ipar.

Menurut saran dan hasil gugling, obgyn senior ini-Dr. Winur, adalah seorang yang sangat telaten dalam melayani pasien-pasiennya.
Beberapa bahkan menyebutkan biasanya mereka “tertahan” di ruang periksa karena “diceramahi” oleh sang obgyn๐Ÿ™‚

Dan ini yang saya cari. Bukan karena gender, tapi karena saya merasa bahwa obgyn ini bisa lebih care terhadap pasiennya. Dan terbukti, ketika kami daftar periksa, ternyata pasiennya dibatasi hanya 20 orang satu hari dan itu pun waktu konsultasi tidak terbatas dan tidak dapat diprediksi. Daaaan.. untuk bertemu dengan beliau harus membuat janji 2 minggu sebelumnya, sodara2!๐Ÿ˜›

Kesabaran kami menunggu di RS sudah teruji dengan obgyn sebelumnya yang kerap kali menyatakan akan hadir jam sekian namun akhirnya kami harus menunggu 2 atau 3 jam setelahnya. Padahal sesi di dalam ruang periksa tidak lebih dari 10 menit.๐Ÿ˜ฆ

Hari yang dinanti pun tiba. Untuk kontrol di bulan ke-lima ini, saya dan suami datang hanya 15 menit lebih awal dari jam yang dijanjikan (pukul 5 sore). Kami mendapatkan nomor urut 9! yes, 9! ketika kami tanya ke suster, kira2 kapan kami akan dipanggil, mereka bilang sekitar pukul 7 atau 8 malam. Waw… ndak masalah sih, karena sang obgyn sudah datang dan mulai praktek.
That’s sounds more relieving..๐Ÿ™‚

Pukul stengah 8 malam, akhirnya kami bertemu dengan Dr. Winur. Kesan pertama, nyaman! kenapa? karena beliau memutar musik dari ponselnya, yang kebetulan lagunya sesuai dengan selera saya *nggaknyambung*

Kesan kedua, teliti. Beliau memeriksa status kehamilan saya dengan sabar di medical record yang ada di hadapannya, bahkan sempat memprotes cap tanggal yang salah (seharusnya Juni 2012, tercetak Juni 2010) dan mengingatkan kepada perawat yang mendampinginya besok2 jangan sampai ada kesalahan serupa (legaaaa)

Kesan ketiga, puas. Setelah beliau menanyakan kondisi kehamilan saya sejak trimester pertama, beliau meminta saya berbaring untuk USG. Saat USG pun, suami saya diminta untuk ikut melihat dan memantau layar hitam putih itu.
Beliau sangat menyarankan keterlibatan pasangan dalam setiap pemeriksaan demi menjaga kesehatan kehamilan saya.

Setelahnya, beliau “menceramahi” kami tentang ini dan itu. Sebagai penyandang skoliosis, saya disarankan untuk cek up ke orthopedi, dan cek lagi kesehatan gigi. Kemudian saya disarankan untuk tes lab dengan pemeriksaan “paket hamil” untuk memeriksa secara keseluruhan.

Waktu konsultasi, saya ibarat sedang ikut kuliah umum. Sengaja sebelumnya saya telah mencatat hal2 apa saja yang saya alami dan ingin saya tanyakan. Beliau menjawa semua pertanyaan saya dengan sabar dan tuntas๐Ÿ™‚

Dan saya hitung2, waktu konsultasi saya dengan beliau pada pertemuan pertama ini: 30 menit! rekor banget untuk sesi konsultasi obgyn.ย  Puas nanya dan konsultasi sampe tentang laktasi segala. tapi akhirnya beliau tetap menyarankan untuk konsultasi dengan konselor laktasi yang lebih kompeten di bidangnya (humble banget yah! ^_^)

O ya, satu hal lagi.. sang obgyn ini dengan sukarela menuliskan no hp nya di kartu kontrol saya. Beliau bilang, saya boleh menghubunginya kapan saja, tapi sebaiknya via sms. Beliau tidak menjanjikan langsung membalas, mengingat jam praktek dan operasi yang demikian sibuk. Dan kami pun sangat memakluminya.
๐Ÿ™‚

For this one time, we’re thanking Allah karena telah mempertemukan kami dengan dokter yang lebih perhatian dan menghargai pasien.

Semoga masih tetap menyenangkan pada sesi2 berikutnya hingga tiba saat melahirkan junjun.. Aminnn… ^_^

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s