Financial resolution

Financial resolution

Semenjak gue baca bukunya @mrshananto, untuk Indonesia yang kuat, I’ve changed. Gak, bukan jadi wonder woman atau batgirl.. tapi I’ve changed to be someone new yang mandang uang dengan demikian berharganya. Yes I know money is not everything. Tapi jaman sekarang, brother, kalo lo ga punya uang lo ga bisa apa-apa.

Suami sempet ketawa waktu gue komplain harga bawang merah yang melambung tinggi belakangan ini. Dia bilang, “tumben kamu komplain soal harga.. biasanya ga peduli belanjaan per item.. ”

I’ve told ya, I’ve changed. I’ve changed my point of view. Sekarang kerjaan gue kalo pulang dari luar (atau abis beli apa aja) pasti nyari dan nyatet di buku sakti.. buku catatan pengeluaran. Bukan karena gue nggak pake naluri IT gue untuk nyatet di gadget, tapi gue tetep lebih percaya yang hard copy deh..😛 baru nanti rekap di excel.🙂

Sekarang kalo mau ke warung atau minimarket, gue dah punya bayangan akan beli apa, harganya berapa dan sangat gue usahakan untuk bawa uang pas! apa kabar ATM? tinggal di rumah. hehehe. (this is not so me in the past!)

Nyaman? nggak sih.. nggak banget malah.. *curcol* tapi.. this is for my own good. I know this is hard. So much hard buat gue yang ga pernah liat struk atau peduli harga grocery per itemnya.. So much hard buat gue yang dah terbiasa ngelilingin isle minimarket untuk cari yang gue PENGEN tanpa mengingat apa-apa yang gue BUTUH.

Sulit menahan godaan untuk mengosongkan dompet, tapi gue sedang berusaha mempermudah hidup gue di masa depan. The future is now, bro.. kalo gak dibiasakan dari sekarang, kapan lagi? dan gue mau memutus mata rantai di generasi sandwich ini. Gue mau bisa mandiri di hari tua dan ga bebani anak gue untuk kehidupan gue dan papanya Asa di kemudian hari.

We’re trying… me and papanya Asa… so much trying hard to make ourselves comfortable dengan kebiasaan baru ini.

Hikmah dari apa yang kami berdua alami belakangan ini adalah..

saling jujur masalah keuangan (which was cuma gue yang tahu dan jaraaang share sama beliau), dan we’re so much fall in love again, karena kami sadar kalo kami punya tujuan yang sama. we are at the same path. That’s what make us stronger.

P.S. @mrshananto, so much thank you for wrote the “awakening” book.🙂

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s