Happy birthday, papa…

Happy birthday, papa…

May 4th, 2013.

Today is papa Asa’s birthday.

There was no birthday cake, nor presents…

Tahun ini, sesuai dengan permintaan beliau, gue nggak beli apa-apa… ga juga kue atau bahkan sebungkus kado sekalipun.

Memang sih, kami sedang “menata” keuangan keluarga, jadi beliau tahu betul kalau kue dan pernak perniknya hanya akan menambah rentetan pengeluaran kami.. hihihi..

All we have today for his birthday only prayers…

Yes, prayers… doa..

Doa semoga apa yang papa cita-citakan akan terwujud, semoga sehat selalu, usianya berkah dan semakin sayang mama dan Asa. Amiiin.

Sekilas tentang suami gue…

Suami gue yang satu dan satu-satunya itu buat gue adalah makhluk yang ajaib. Gimana nggak? gue sama dia itu bagaikan bumi dan langit. Beliau paling betah di rumah, sementara gue paling doyan jalan-jalan. Menurut beliau, kalo libur itu adalah waktunya istirahat. Sementara gue? libur means jalan-jalan, silaturahmi ke keluarga atau sekedar makan di luar.πŸ™‚

Di balik semua keunikan yang laki gue punya, gue sangat sangat sangat bersyukur “dipinjamkan” suami macam ini sama Allah… Why?

Karena dia tahu betul gimana caranya bikin gue seneng… ga cuma seneng ga penting, tapi dari hal-hal sederhana yang bikin gue tersenyum.

Contohnya waktu gue paska operasi SC. Kami cuma berdua di rumah sakit dan Asa rawat gabung sama gue. Dia paham betul kalo kelancaran ASI itu tergantung kebahagiaan ibunya. So, kerjaan dia selama di RS adalah ngajakin bercandaa terus, padahal waktu itu gue ketawa aja sakit… tapi he can make me smile, he know how to make me smile.

menjelang operasi :)
menjelang operasiπŸ™‚

Setiap gue ulang tahun, dia selalu ada dan rela begadang sampe jam 12 malem demi mau jadi orang pertama yang ngucapin selamat ke gue… Padahal biasanya dia jam 8 juga dah tepar.πŸ˜› so sweet, isn’t he?

Waktu gue lagi nyusuin Asa, dia dengan sigap ambilkan gue air minum karena kalo gue nyusuin pasti gue haus berat.

Setiap pagi, gue yang mandiin Asa dan dia yang akan “dandanin” Asa.

Malam ketika dia dah di rumah, gue bisa handle kerjaan rumah yang lain atau sekedar istirahat, dan dia “momong” Asa. Dia yang ganti popoknya, dan sering juga Asa terlelap di gendongannya yang hangat itu.

Hal yang paling manis menurut gue adalah waktu gue dan Asa sakit baru2 ini. Pulang dari rumah sakit, kondisi gue dah nggak banget. Sampe di rumah, dia suruh gue tidur aja dan dia yang handle Asa 100 persen! plus bebenah rumah dan masak buat kita makan sore… that was sooo sweet…

Allah betul-betul Maha Adil… mungkin saat ini he couldn’t buy me diamond rings, but with his diamond heart, he can make me feel as I were the happiest wife in the world.

So far, thank you Allah for lending me this marvelous guy.
P1000452
Happy birthday, Papa. Always love you and always will, amin.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s