Mangan ora mangan, asal ngumpul

Mangan ora mangan, asal ngumpul

Post #26

Pepatah Jawa ini ada benarnya.

Tadi sempat baca postingan seseorang di timeline fb

Mau kasih review terniat sepanjang masa]

Sebelumnya ke stasiun naik gojek.
*telfon*
N: Pak posisi sudah dimana?
I: Saya sudah didepan money changer nih neng (terbilang fasih mnrt gue)
N: Wah bukan gojek biasa

Mulailah percakapan:
*gue mulai bla-bla*
I: Neng kuliah dimana?
N: Di Trisakti pak

I: Oh yg deket situ ya
N: (gue gatau situ mana yg dimaksud dan gue ga yakin dia tau kampus gue. Iyain aja deh) Iya pak.

I: Ambil jurusan apa neng?
N: (Gue bingung awalnya mau blg apa, jadi gue buat simpel aja) Itu pak yg buat bensin-bensin gitu. Pertamina gitu2 pak.

I: Oh yg offshore offshore gitu ya neng?
N: (LAH GILA DIA NGERTI😳😳, buat org awam biasanya krg paham apa itu onshore dan offshore) Kok bapa tau???!

I: Iya neng waktu itu saya kerja di offshore.
N: Oh iya? (Di laut2 sekitar Indonesia kali ya. Minta ditanya banget nih bapak!) Di laut mana pak?

I: Iyaa neng. Di Norway.
N: (LAH BERCANDA NIH ORANG!!!) 😫😫😩😐😐

I: Di Norwegia neng, itu yg di Eropa. (Diulang)
N: (IYA PAK SAYA TAU PAK, Masih shocked ga bs komentar dlu saya pak) Wah gila sih pak!!! Gila wah gila *udah ga tahan saking excitednya* (Takut2nya gue dikadalin, gue tes lah dikit) Laut apa pak namanya?

I: Apa ya saya lupa, pokoknya pelabuhannya namanya Oslo Harbour.
N: (GUE GATAU SIH, SETELAH TURUN MO GUE CEK. Titik) Wah iya pak? Bapak kerja dibagian apanya?

I: Saya bagian pensuplay, laudry alat2 logistic gitu neng.

Dia cerita, kalo dia kerja disana 3 tahun tapi istrinya ga setuju karena pulang 8bulan sekali, dia juga ga punya waktu buat anak dan keluarganya yg masih kecil2. Dia punya anak 3 mau 4 (dia ngomongnya gt, sambil bilang “Semangat 45 Neng!” setelah gue bilang “Rame banget pak!”)πŸ˜‘πŸ˜‘πŸ˜‘

N: Terus kenapa pak ga kerja lagi? Kenapa skrg ngojek? Kan udah enak pak uangnya lumayan, hidup disana enak.
I: Iya neng saya ga bisa ketemu anak2 saya tiap hari, kasian juga.
N: (Yampun sedih😒) Oh iya sih pak bener.

Ga lama sampe lah ditempat tujuan.
I: Duh neng saya jadi seru sendiri inget2 lagi.

Dan berakhirlah percakapan dan gue lgsg check google dan benarlah terdapat Oslo Harbour di NorwayπŸ™„πŸ™„πŸ™„

Terharu sebenernya dia punya karir yg bagus dibidang supplier itu dan gaji terbilang lumayan dibanding ngojek dan hidup udah terjamin disana, tapi dia milih keluarganya, istri, dan anak2nya.

Dia bener2 tau real definition of “have a happy life” segalanya bukan tentang uang. Ketemu anak2nya setiap hari walaupun pendapatan pas pas an udah bikin dia lebih dari cukup.

“If you want to feel rich count the things money can’t buy.”πŸ’“πŸ’“πŸ’“

[Postingan ini tidak bermaksud merendahkan 1 atau pihak lainnya. Saya sangat menghargai pekerjaan yang halal, apapun itu. Saya ingin lebih menyampaikan bahwa tidak perlu memiliki pekerjaan dan jabatan yang WAH atau uang yang banyak untuk menjadi bahagia. Karena bahagia, sesimpel melihat keluarga sendiri setiap hari]😊😊

Copas dari line grup πŸ˜ƒ, share and like if you care 😊

posted by Aldy Ramadhan,

source

Sejatinya, seseorang bekerja untuk mencari nafkah untuk keluarga.

Klisenya adalah, “membahagiakan keluarga”.

Salut gue sama keluarga yang memutuskan untuk LDR. Sumpah, kayaknya gue mah gak sanggup kalo kudu LDR sama papinya Asa. Bukan lebay juga sih, cuma atuh… kumaha kitu nya rasana teh bakalan hampa, da.. hehe

Intinya, the essence of happiness is not from outside, but deep down inside. *tsaah*

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s