Menggapai Asa

Menggapai Asa

Minggu, 6 Maret 2016

Post #65

Ini adalah sebuah kisah klasik tentang kegalauan seorang ibu bekerja yang akan berpindah kuadran untuk menjadi seorang ibu rumah tangga (profesional)

Kenapa gue bilang sebuah kisah klasik?

Karena perang ibu-ibu antara siapa yang lebih mulia antara Ibu Bekerja (IB) atau Ibu Rumah Tangga (IRT) itu adalah bagaikan mendebat akan siapa yang lebih duluan keluar, telur atau ayam?

A never ending war

Kalo gue sekarang mikirnya sederhana aja.

Gue guru. Gue mengajar. Anak siapa? Anak orang.

Terus anak gue gimana? Dititip ke orang.

Ironis? Iya sih menurut gue (sekarang).

Gue meninggalkan anak gue yang masih unyu-unyu itu untuk dirawat sama orang lain, which is nggak orang lain banget sih.. kakak ipar sendiri juga.. tapiiii.. tetap aja kan.. bukan dipegang sama gue.

Sebetulnya lebih ironis ketika Asa masih berusia 3 bulan dan gue super galau.. kemana anak gue akan gue titipkan..

Dan tetiba, seorang pemilik daycare yang dulu pernah gue hubungi saat hamil, kontak gue karena katanya ada satu slot kosong.. Subhanallah kan.. Allah Maha Tahu akan kebutuhan hamba-Nya.

Sekarang, gue bukan super galau lagi.. tapi super duper galau tingkat dewa.

Mengingat dunia kita sekarang bukanlah sebuah dunia yang ramah anak. Walaupun slogan kota layak anak, even spanduk RW layak anak terpampang dimana-mana, tapi nyari tempat penitipan anak di kota ini susahnya minta ampun. Dan.. slogan tetaplah slogan…

Dengar pula kata-kata bu Elly Risman di sebuah stasiun tv suatu pagi,

kalau saja orang tua muda zaman sekarang tidak terlalu sibuk mengejar materi, maka anak2 tidak akan kehilangan sosok orang tuanya sendiri…

Makjleeeb!!

dan ada pula sebuah status dari manajer di tempat gue magang dulu, Ibu Dina Mustafa

beliau menyatakan bahwa,

Saya anjurkan kpd semua pasangan suami isteri yg msh memiliki anak kecil, jika Anda mampu, salah satu dari Anda harus jadi orangtua yg tinggal di rumah untuk menanamkan nilai2 yang Anda yakini…

Meskipun Anda mampu jangan kirim anak Anda sekolah ke luar negeri sampai mereka mencapai S2. Anda, sebagai orang tua, harus selalu dpt memantau perkembangan sikap, kemampuan n etika putra putri Anda smp mrk S2.

Ini semua utk memelihara etika keluarga, mencegah penyimpangan moral n kriminal. In Shaa Allah

Langsung nangis dong, baca itu.. ditambah kondisinya anak gue waktu itu lagi sakit…

Dilema, dilema, dan dilema…

Akhirnya gue coba lah untuk trial urus anak sendiri di rumah. Karena minggu lalu Asa sakit, maka gue tinggal di rumah… dan nyatanya gue sangat menikmati aktifitas sebagai ibu rumah tangga. Bukan menikmati pekerjaan rumahya,yah…  tapi menikmati saat-saat bersama anak semata wayang gue.. itu..

Bisa melihat dia wara wiri di depan gue, 24 hours a day, 7 days a week.. it was a super priviledge!

Gue jadi tahu karakter dia sesungguhnya.. dan menghadapinya juga tentunya.. U know lah.. kids will be just kids.. they’ll test us to the very top of our insanity level….

Gue juga semakin dekat dengan anak ini.. Jujur, dulu gue sempat cemburu kenapa anak gue suka lebih milih bapaknya daripada milih gue.. tapi sekarang.. bangga dong.. anak gue dah lebih betah ikut sama gue daripada bapaknya.. hahaha.. ibu macam apa gueee???

Mungkin karena sebelumnya gue selalu keras sama Asa.. yah minimal dia tahu sih.. kalo dia masih asyik aja main toilet spray  di kamar mandi.. dan gue dah teriak.. ( I am, teriak)

“mas… satu.. dua.. ”

nggak lama, buru-buru dia taruh itu spray  di tempatnya sambil laporan..

“iya mami.. mas dah taro ni splei nya”

I love him. Very very very d*mn much… even more.. much so much more than before.

Gue belumlah menjadi seorang ibu yang sempurna.. tapi gue akan terus belajar.. belajar menjadi seorang ibu yang baik.. karena pada kenyataannya, secara naluriah, seorang ibu tetaplah ibu.. posisinya nggak akan tergantikan dan gak akan pernah rela digantikan..

-Just my two cents-

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s